![]() |
| Motorola Edge 70 Fusion |
Motorola Indonesia tidak hanya meluncurkan seri flagship terbaru mereka, tetapi juga turut menghadirkan smartphone mid-range terbaru. Motorola Edge 70 Fusion resmi diperkenalkan bersamaan dengan event peluncuran Motorola Signature kemarin↗.
Motorola Edge 70 Fusion sendiri merupakan lini mid-range dari Motorola sekaligus menjadi penerus langsung dari Edge 60 Fusion yang dirilis pada tahun 2025. Pada generasi kali ini, Motorola membawa beberapa peningkatan, terutama di sektor baterai. Selain itu, Edge 70 Fusion juga terasa “naik kelas” seiring dengan peningkatan spesifikasi yang dibawanya.
![]() |
| Motorola Edge 70 Fusion |
Dari segi spesifikasi, Motorola Edge 70 Fusion hadir dengan layar berukuran 6,78 inci beresolusi 1.5K AMOLED dengan refresh rate 144Hz. Perangkat ini ditenagai chipset Snapdragon 7s Gen 4 yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X serta storage UFS 3.1.
Di sektor kamera, Motorola Edge 70 Fusion mengandalkan konfigurasi dual camera yang terdiri dari kamera utama 50MP f/1.8 menggunakan sensor Sony LYTIA 710 dengan OIS, serta kamera ultra-wide 13MP f/2.2 yang juga mendukung fungsi macro. Sementara untuk kebutuhan selfie, tersedia kamera depan beresolusi 32MP f/2.2.
Untuk sektor daya tahan, Motorola Edge 70 Fusion hadir dengan baterai berkapasitas 7000mAh yang terbilang besar di kelasnya, serta didukung 68W Turbo Charge. Smartphone ini juga sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 untuk perlindungan terhadap air dan debu, serta lolos standar ketahanan MIL-STD-810H. Dari sisi software, perangkat ini menjalankan Hello UI berbasis Android 16.
![]() |
| Harga Motorola Edge 70 Fusion |
Untuk harga dan varian, sayangnya sama seperti seri flagship-nya, Motorola Edge 70 Fusion hanya hadir dalam satu konfigurasi memori, yaitu:
- 8GB/256GB di harga Rp6.499.000 (Promo: Rp5.999.000)
Jika dilihat dari spesifikasi yang ditawarkan, Motorola Edge 70 Fusion memang membawa beberapa peningkatan dibandingkan generasi sebelumnya. Namun tentu saja, peningkatan tersebut juga diikuti dengan kenaikan harga jika dibandingkan Edge 60 Fusion yang sebelumnya bermain di kisaran 5 jutaan. Meski begitu, hal ini bukan sesuatu yang sepenuhnya buruk, mengingat banyak produsen lain juga melakukan penyesuaian harga akibat kenaikan biaya komponen seperti RAM dan storage di tahun 2026.
Jika melihat posisi harga dan spesifikasinya, Motorola Edge 70 Fusion akan bersaing langsung dengan beberapa smartphone di kelas yang sama seperti Redmi Note 15 Pro+ 5G dan Infinix Note 60 Pro, yang sama-sama menawarkan spesifikasi dengan pendekatan serupa di rentang harga mid-range.
Di sisi lain, bagi pengguna yang benar-benar mengejar performa, perangkat ini mungkin bukan pilihan utama. Pasalnya, di kelas harga yang sama sudah ada opsi seperti Poco X8 Pro Series yang menawarkan performa lebih tinggi.
Namun, Motorola Edge 70 Fusion sebenarnya memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi pengguna yang mencari smartphone all-rounder di kelas 5–6 jutaan dengan pengalaman penggunaan yang lebih ringan dari sisi software. Kombinasi antara layar berkualitas, baterai besar, serta UI yang relatif clean membuat perangkat ini tetap menarik untuk segmen pengguna tertentu.
Nah dengan hadirnya Motorola Edge 70 Fusion ini, apakah kalian tertarik untuk meminangnya? Atau justru kalian lebih memilih smartphone dengan fokus performa seperti Poco X8 Pro Series?
Tulis pendapat kalian di kolom komentar!
Sumber :
- Gambar : © Motorola Indonesia



Tidak ada komentar:
Posting Komentar