![]() |
| Vivo S50 Series |
Vivo S50 Series akhirnya resmi dirilis di China. Setelah sebelumnya Vivo mengonfirmasi tanggal peluncuran melalui akun resmi mereka di Weibo, pada hari ini, 15 Desember 2025, Vivo S50 Series resmi debut untuk pasar China. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, Vivo S50 Series hadir dalam dua model, yakni Vivo S50 dan Vivo S50 Pro Mini, yang masing-masing menyasar segmen berbeda.
![]() |
| Vivo S50 pro Mini |
Vivo S50 Pro Mini hadir sebagai varian paling premium dengan layar 6,31 inci 1.5K 120Hz 8T LTPO OLED Display. Smartphone ini ditenagai SoC Snapdragon 8 Gen 5, dipadukan dengan RAM LPDDR5X Ultra berkecepatan hingga 9600 Mbps dan penyimpanan UFS 4.1. Untuk sektor kamera, Vivo S50 Pro Mini dibekali kamera belakang 50MP Sony IMX921 dengan OIS, 8MP ultrawide OV08F10, serta 50MP Sony IMX882 3x W-shaped periscope telephoto. Kamera depannya menggunakan sensor 50MP Samsung JN1.
Dari sisi daya, smartphone ini membawa baterai 6.500mAh dengan dukungan 90W fast charging dan 40W wireless charging. Perangkat ini menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16, dilengkapi sistem pendingin 4200mm² VC Cooling, sertifikasi IP68/IP69, IR Blaster, 3D ultrasonic fingerprint, fitur Bypass Charging 2.0, serta port USB 2.0.
![]() |
| Vivo S50 |
Sementara itu, Vivo S50 hadir sebagai model reguler dengan layar 6,59 inci 1.5K 120Hz LTPS OLED Display. Smartphone ini ditenagai oleh Snapdragon 8s Gen 3 yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1. Untuk kamera, Vivo S50 membawa kamera utama 50MP Sony LYT-700V dengan OIS, kamera ultrawide 8MP OV08F10, serta kamera telephoto 50MP Sony IMX882 3x W-shaped periscope. Kamera depannya juga menggunakan sensor 50MP Samsung JN1.
Dari sisi baterai, Vivo S50 mengusung kapasitas 6.500mAh dengan dukungan 90W fast charging. Sistem operasi yang digunakan sama, yakni OriginOS 6 berbasis Android 16, lengkap dengan 4200mm² VC Cooling, sertifikasi IP68/IP69, IR Blaster, 3D ultrasonic fingerprint, Bypass Charging 2.0, dan USB 2.0.
![]() |
| Harga Vivo S50 Series |
Untuk harga dan varian, Vivo S50 Pro Mini hadir dalam tiga konfigurasi, yakni :
- 12GB/256GB dengan harga ¥3699 atau ~ 8,7 Juta
- 12GB/512GB dengan harga ¥3999 atau ~ 9,4 Juta
- 16GB/512GB dengan harga ¥4299 atau ~ 10,1 Juta
Sementara itu, Vivo S50 hadir dengan empat konfigurasi, mulai dari :
- 12GB/256GB dengan harga ¥2999 atau ~ 7,1 Juta
- 12GB/512GB dengan harga ¥3299 atau ~ 7,8 Juta
- 16GB/256GB dengan harga ¥3399 atau ~ 8 Juta
- 16GB/512GB dengan harga ¥3599 atau ~ 8,5 Juta
Dirilisnya Vivo S50 Series di China menjadi sinyal kuat bahwa penerus Vivo V60 dan Vivo X200 FE akan segera hadir di pasar global. Seperti yang telah dibahas pada artikel sebelumnya, Vivo S50 diprediksi akan menjadi basis untuk Vivo V70, sementara Vivo S50 Pro Mini berpotensi di-rebrand menjadi Vivo X300 FE. Meski begitu, terdapat rumor kuat bahwa akan ada penyesuaian spesifikasi untuk pasar global, termasuk kemungkinan Vivo V70 tetap menggunakan Snapdragon 7 Gen 4, serta perbedaan pada opsi RAM dan penyimpanan.
Hadirnya Vivo S50 Series membawa kabar baik sekaligus kabar kurang mengenakkan. Kabar baiknya, Vivo X300 FE telah terdaftar di TKDN sejak 12 November 2025 dengan kode vivo V2537B. Selain itu, menurut informasi dari akun Facebook @Raihan Han, Vivo V70 dengan kode vivo V2538 juga telah terdaftar di TKDN sejak 10 Desember 2025. Hal ini mengindikasikan bahwa kedua perangkat tersebut berpeluang besar meluncur resmi di Indonesia dalam waktu dekat, kemungkinan pada Januari atau Febuarai 2026. Namun di sisi lain, melihat harga Vivo S50 Series yang mengalami kenaikan dibanding generasi sebelumnya, ada kemungkinan Vivo V70 juga akan terdampak kenaikan harga saat hadir di pasar Indonesia.
Sumber :
- Gambar : © Vivo China dan X (Twitter) @TechHome100




Tidak ada komentar:
Posting Komentar